Supply Chain Management
NIGMAGRID SCM & BILLING SYSTEM
Platform Supply Chain Management, Inventory, Warehouse & Billing Terintegrasi
Nigma SCM & Billing System adalah platform digital terintegrasi untuk mengelola seluruh proses Supply Chain Management (SCM), Inventory, Warehouse, Distribution, dan Billing/POS dalam satu sistem terpusat. Sistem menghubungkan data dari berbagai cabang, gudang, unit penjualan, hingga kantor pusat secara online dan real-time sehingga perusahaan dapat memantau stok, pengadaan, distribusi, penjualan, dan aktivitas operasional dari satu platform.
๐ŸŒ Web Application ๐Ÿ“ฆ Inventory & Warehouse ๐Ÿšš Distribution Management ๐Ÿงพ Billing / POS
Nigmagrid LMS
Tentang Produk
Nigma SCM & Billing System adalah platform digital terintegrasi untuk mengelola seluruh proses Supply Chain Management (SCM), Inventory, Warehouse, dan Billing/POS dalam satu sistem terpusat. Sistem ini dirancang untuk mengintegrasikan dan menyinkronkan data dari berbagai cabang, gudang, unit penjualan, hingga kantor pusat secara online dan realtime sehingga manajemen dapat memantau stok, pengadaan, penerimaan, distribusi, penjualan, dan laporan operasional dari satu sistem.
Nigma SCM & Billing System membantu perusahaan mengelola alur bisnis mulai dari perencanaan kebutuhan, pemesanan barang, Purchase Request, Purchase Order, penerimaan barang, penyimpanan, distribusi ke cabang atau customer, penjualan, hingga pelaporan dan monitoring secara terintegrasi.
  • โœ“ Terintegrasi antara cabang, gudang, unit penjualan, dan kantor pusat
  • โœ“ Data inventory dan penjualan tersentralisasi & realtime
  • โœ“ Mengelola proses pengadaan hingga distribusi barang
  • โœ“ Mendukung Billing System / POS dan transaksi penjualan
  • โœ“ Monitoring stok dan aktivitas operasional secara terpusat
  • โœ“ Dashboard & laporan untuk mendukung pengawasan dan pengambilan keputusan
Permasalahan Bisnis
Dalam operasional perusahaan dengan banyak cabang, gudang, supplier, dan unit penjualan, pengelolaan supply chain sering menghadapi kendala karena data dan proses masih tersebar di berbagai sistem. Informasi mengenai persediaan, pengadaan, distribusi, penjualan, hingga billing belum selalu tersinkronisasi secara terpusat.
Kondisi tersebut menyulitkan perusahaan dalam mengetahui kondisi stok secara akurat, mengontrol pergerakan barang, melakukan perencanaan kebutuhan, serta mengambil keputusan dengan cepat. Proses yang tidak terintegrasi juga dapat menimbulkan duplikasi data, ketidaksesuaian stok, keterlambatan informasi, dan inefisiensi operasional.
Kondisi Eksisting
  • Perusahaan memiliki banyak cabang, gudang, dan unit penjualan
  • Data inventory dan penjualan masih dapat tersebar di masing-masing unit
  • Pengelolaan stok dilakukan melalui sistem atau database yang berbeda
  • Proses pengadaan, penerimaan, penyimpanan, dan distribusi berjalan di berbagai unit
  • Data supplier, customer, barang, dan transaksi belum sepenuhnya terintegrasi
  • Pelaporan operasional membutuhkan penggabungan data dari berbagai sumber
GAP
  • Belum tersedia database terpusat untuk seluruh cabang dan unit
  • Data inventory dan penjualan belum tersinkronisasi secara optimal
  • Informasi stok tidak selalu dapat dipantau secara real-time
  • Risiko duplikasi dan ketidaksesuaian data antar sistem
  • Proses distribusi dan pergerakan barang sulit dimonitor secara menyeluruh
  • Data pengadaan, inventory, penjualan, dan billing masih terpisah
  • Analisis supply chain dan kebutuhan barang belum optimal
Dampak Bisnis
  • Kontrol stok dan inventory menjadi kurang optimal
  • Risiko kelebihan atau kekurangan persediaan
  • Potensi ketidaksesuaian data antar cabang dan gudang
  • Proses pengadaan dan distribusi menjadi kurang efisien
  • Rekonsiliasi dan penyusunan laporan membutuhkan waktu
  • Monitoring aktivitas supply chain tidak dapat dilakukan secara menyeluruh
  • Manajemen kesulitan memperoleh informasi yang cepat dan akurat untuk pengambilan keputusan
Solusi Nigmagrid
Setiap tantangan dalam pengelolaan supply chain dijawab melalui sistem yang mengintegrasikan seluruh proses bisnis, mulai dari perencanaan kebutuhan hingga distribusi, penjualan, dan pelaporan dalam satu platform terpusat.
๐Ÿ”„
Integrasi Supply Chain End-to-End
Seluruh proses perencanaan, pengadaan, penerimaan, penyimpanan, produksi, distribusi, hingga penjualan terhubung dalam satu sistem yang saling terintegrasi.
๐Ÿ“ฆ
Manajemen Inventory Terpusat
Stok setiap gudang dan cabang dapat dikelola secara terpusat, termasuk mutasi stok, stock opname, dan monitoring persediaan secara menyeluruh.
๐Ÿ›’
Otomasi Pengadaan
Proses Purchase Request, Purchase Order, pemilihan supplier, hingga penerimaan barang terdokumentasi dalam satu alur yang terintegrasi.
๐Ÿšš
Monitoring Distribusi
Pergerakan barang dari gudang hingga cabang atau customer dapat dipantau melalui proses distribusi dan pengiriman yang terintegrasi.
๐Ÿค
Supplier & Customer Management
Data supplier dan customer tersimpan dalam satu sistem, termasuk kontrak, performa supplier, order, dan aktivitas transaksi.
๐Ÿ“Š
Dashboard & Analytics
Dashboard menyediakan informasi KPI, permintaan, persediaan, pengiriman, dan performa supply chain untuk membantu manajemen mengambil keputusan dengan lebih cepat.
๐ŸŒ
Data Terpusat & Real-Time
Seluruh data operasional tersimpan dalam database terpusat sehingga informasi lebih konsisten, mudah diakses, dan dapat digunakan untuk monitoring serta pelaporan secara real-time.
Manfaat
Dampak nyata yang dirasakan perusahaan setelah seluruh proses supply chain terintegrasi dalam satu sistem terpusat.
โš™๏ธ
Efisiensi Operasional
Mengurangi proses manual dan pekerjaan berulang dalam pengadaan, inventory, distribusi, hingga pelaporan operasional.
๐Ÿ“Š
Data Lebih Akurat
Data transaksi, stok, pengadaan, dan distribusi tercatat dalam satu sistem sehingga mengurangi risiko duplikasi dan ketidaksesuaian data.
๐Ÿ“ฆ
Kontrol Stok Lebih Baik
Memudahkan perusahaan memantau persediaan, mutasi stok, stock opname, serta kebutuhan barang di setiap gudang atau unit.
๐ŸŒ
Visibilitas Supply Chain
Seluruh proses dari perencanaan, pengadaan, penerimaan, penyimpanan, hingga distribusi dapat dipantau secara lebih menyeluruh.
โšก
Pengambilan Keputusan Lebih Cepat
Dashboard dan laporan membantu manajemen mendapatkan informasi operasional dengan lebih cepat untuk menentukan tindakan yang tepat.
๐Ÿ›’
Pengadaan Lebih Terencana
Informasi kebutuhan dan persediaan membantu perusahaan melakukan perencanaan pengadaan secara lebih efektif serta mengurangi risiko kekurangan atau kelebihan stok.
๐Ÿ”
Transparansi & Kontrol Terjaga
Setiap aktivitas supply chain terdokumentasi sehingga memudahkan monitoring, evaluasi, dan penelusuran transaksi secara menyeluruh.
Fitur Utama
Solusi terintegrasi untuk mengelola seluruh proses Supply Chain Management, mulai dari perencanaan, pengadaan, inventory, warehouse, distribusi, hingga penjualan dan pelaporan dalam satu sistem terpusat.
๐Ÿ”„ Supply Chain Management

Mengelola proses supply chain dari perencanaan kebutuhan hingga distribusi barang secara terintegrasi.

๐Ÿ›’ Procurement Management

Mengelola Purchase Request, Purchase Order, supplier, hingga proses penerimaan barang dalam satu alur pengadaan.

๐Ÿ“ฆ Inventory Management

Monitoring stok, mutasi barang, stock opname, dan ketersediaan inventory di berbagai lokasi secara terpusat.

๐Ÿญ Warehouse Management

Mengelola aktivitas gudang, penerimaan, penyimpanan, pengeluaran, dan perpindahan barang antar lokasi.

๐Ÿšš Distribution Management

Mengatur proses distribusi dan pengiriman barang dari gudang ke cabang maupun customer secara terintegrasi.

๐Ÿงพ Sales & Billing

Mendukung transaksi penjualan, billing, serta pencatatan transaksi secara terintegrasi dengan proses supply chain.

๐Ÿค Supplier & Customer Management

Mengelola data supplier dan customer serta informasi yang berkaitan dengan aktivitas transaksi dan hubungan bisnis.

๐Ÿ“Š Dashboard & Analytics

Menyediakan dashboard dan laporan untuk memantau inventory, pengadaan, distribusi, penjualan, dan performa supply chain.

๐ŸŒ Multi-Branch & Centralized Data

Menghubungkan data antar cabang, gudang, dan unit dalam satu database terpusat sehingga memudahkan monitoring dan kontrol operasional.

Workflow / Business Process
Proses Supply Chain Management dimulai dari perencanaan kebutuhan barang, dilanjutkan ke proses pengadaan, pengelolaan inventory dan warehouse, distribusi ke cabang atau customer, hingga transaksi penjualan dan dashboard analytics yang mendukung monitoring serta pengambilan keputusan secara real-time.
Geser untuk lihat tahapan lainnya
1
Layer 01 ยท Planning
Perencanaan Supply Chain
Proses dimulai dari perencanaan kebutuhan barang berdasarkan permintaan, persediaan, dan kebutuhan operasional perusahaan.
๐Ÿ“ˆDemand Planning ๐Ÿ“ฆInventory Planning ๐Ÿ›’Procurement Planning ๐Ÿ”„Supply Planning
2
Layer 02 ยท Procurement
Pengadaan & Supplier
Kebutuhan yang telah direncanakan diteruskan ke proses pengadaan. Sistem membantu mengelola permintaan pembelian hingga pemesanan kepada supplier.
๐Ÿ“„Purchase Request ๐ŸงพPurchase Order ๐ŸคSupplier Management ๐Ÿ“ฅGoods Receiving
3
Layer 03 ยท Inventory & Warehouse
Pengelolaan Persediaan
Barang yang diterima masuk ke dalam inventory dan dikelola melalui proses warehouse. Pergerakan stok dapat dicatat dan dikontrol pada setiap lokasi.
๐Ÿ“ฆInventory Management ๐ŸญWarehouse Management ๐Ÿ”Stock Movement ๐Ÿ“‹Stock Opname
4
Layer 04 ยท Distribution & Sales
Distribusi & Transaksi
Barang yang tersedia dapat didistribusikan ke cabang atau customer dan digunakan dalam proses transaksi penjualan serta billing.
๐ŸššDistribution Management ๐Ÿ“ฆDelivery Management ๐Ÿ’ฐSales Management ๐ŸงพBilling / POS
5
Layer 05 ยท Dashboard & Analytics
Insight & Operational Decision
Seluruh data dari proses supply chain dikumpulkan dalam sistem untuk menghasilkan dashboard dan laporan yang membantu manajemen melakukan monitoring, evaluasi, dan pengambilan keputusan.
๐Ÿ“ŠSupply Chain Dashboard ๐Ÿ“ฆInventory Analytics ๐Ÿ’นSales & Billing Report ๐Ÿง Management Insight
Screenshot & Desain Sistem
Gambaran Nigma SCM & Billing System, mulai dari konsep Supply Chain Management, workflow bisnis, Master/Parameter Setup, Inventory System, Warehouse, Purchase Request, Purchase Order, Billing/POS, Kasir, Pemesanan Barang, hingga Executive Information System.
FAQ
Beberapa pertanyaan yang sering muncul seputar Nigma SCM & Billing System, mulai dari proses supply chain, pengelolaan inventory, procurement, warehouse, distribusi, penjualan, hingga dashboard dan integrasi multi-cabang.
Apa saja proses yang dapat dikelola dalam sistem ini?
Sistem dapat membantu mengelola proses supply chain secara terintegrasi, mulai dari perencanaan kebutuhan, procurement, inventory, warehouse, distribusi, hingga sales dan billing.
Apakah sistem dapat digunakan untuk mengelola banyak cabang dan gudang?
Ya. Sistem mendukung pengelolaan data dari berbagai cabang, gudang, dan unit dalam satu sistem terpusat sehingga aktivitas dan persediaan dapat dipantau dengan lebih mudah.
Apakah stok setiap gudang dapat dipantau?
Ya. Inventory dan pergerakan barang dapat dikelola melalui sistem, termasuk penerimaan barang, mutasi stok, pengeluaran barang, dan stock opname.
Apakah proses pengadaan dapat dilakukan melalui sistem?
Ya. Sistem mendukung proses pengadaan seperti Purchase Request, Purchase Order, pengelolaan supplier, hingga penerimaan barang.
Apakah sistem mendukung proses distribusi barang?
Ya. Proses distribusi dan pengiriman barang dari gudang menuju cabang atau customer dapat dikelola sebagai bagian dari alur supply chain.
Apakah sistem mendukung transaksi penjualan dan billing?
Ya. Sistem dapat mengintegrasikan proses sales dan billing sehingga transaksi penjualan dapat tercatat bersama data supply chain lainnya.
Apakah tersedia dashboard dan laporan untuk manajemen?
Ya. Dashboard dan laporan dapat digunakan untuk memantau inventory, pengadaan, distribusi, penjualan, serta performa operasional sebagai dasar pengambilan keputusan.
Apakah data antar cabang dapat terintegrasi?
Ya. Data dapat dikelola secara terpusat sehingga informasi dari berbagai cabang, gudang, dan unit dapat digunakan dalam proses monitoring dan pelaporan.
Siap Optimalkan Supply Chain Perusahaan Anda?
Jadwalkan demo dan lihat langsung bagaimana Supply Chain Management membantu mengintegrasikan proses pengadaan, inventory, warehouse, distribusi, hingga sales dan billing dalam satu sistem terpusat.